Mengenai Saya

Foto Saya
bandung, jawa barat, Indonesia
hai , aku delifya . welcome to my site yaa :) .. comment dong blog aku !!! ;) & Join juga yaa with me

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

melatih BASKET anak harus menyenangkan

Melatih Basket Anak Harus Menyenangkan

OLAHRAGA bola basket merupakan salah satu cabang digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Karena itu untuk mencetak atlet-atlet yang andal perlu pendidikan sejak dini para atlet dengan teknik dasar yang benar.

Hal itu disampaikan pelatih bola basket senior Danny Kosasih saat memberi pelatihan dalam seminar bola basket yang diselenggarakan oleh Karamedia Karangturi bertema Teknik dan Strategi Bola Basket bagi Usia Dini di Karangturi Sport Centre, Kompleks GOR Marina, Semarang, Sabtu (24/1). Kegiatan itu dihadiri para pelatih tingkat dasar dari berbagai sekolah dan klub di Semarang dan sekitarnya.  

Menurut Danny, pola pembinaan dan pelatihan para pelatih di Indonesia khususnya untuk pebasket usia dini masih belum benar. Pendidikan olahraga bola basket untuk anak usia dini, kata dia, seharusnya menggunakan peraturan dan teknik mini basket yang khusus untuk anak. 

”Saya melihat penerapan peraturan senior basket masih diterapkan untuk anak . Hal ini tentunya menyebabkan anak tidak menikmati permainan bola basket karena tidak terjangkau kemampuan mereka,” katanya.

Danny menjelaskan, untuk seusia anak, permainan bola basket harus menyenangkan. Dalam hal ini perlu ada peratuaran khusus untuk anak mulai ukuran lapangan, jumlah pemain dalam satu tim, dan tinggi ring. 

Untuk mini basket misalnya, tinggi tiang basket yang digunakan 2,65 meter bukan 3,05 meter seperti tinggi tiang standar profesional. Demikian pula ukuran bola, jika pemain profesional menggunakan bola ukuran 7, mini basket menggunakan ukuran 5, sedangkan cadet basket menggunakan ukuran 6.

Semangat

Danny menuturkan, jika ukuran lapangan dan ring bisa dijangkau anak, tentunya mereka akan senang untuk melakukan tembakan-tembakan yang mengarah ke ring. Jika sudah senang tentunya mereka akan rajin berlatih dan semangatnya akan tumbuh terus.

”Yang terpenting bagaimana permainan bola basket menjadi menyenangkan dan tidak membuat si anak menjadi bosan, sehingga  mereka tidak mau mengikuti latihan lagi.” terangnya.

Selain itu, kata pelatih tim Libama UKSW Salatiga itu,  dalam usia dini perlu dilakukan jambore. Bukan kompetisi sehingga semua peserta sebagai  pemenang. 

Dalam mini basket, terang dia, semua adalah pemenang. Karena itu, seharusnya tidak ada kejuaraan basket untuk anak tingkat SD atau SMP, yang ada hanya jambore. Pertandingan dalam kompetisi berpotensi merusak karakter anak karena mereka dituntut menang saja. 

Dia menekankan pentingnya proses yang terjadi ketika anak bermain dalam mini basket. Pendidikan basket untuk anak usia dini merupakan wadah menanamkan fundamental permainan basket yang benar.  Meski begitu, tetap dengan peraturan yang lebih sederhana ketimbang senior basket. 

Salah satu peserta seminar, Andika mengaku terkesan dengan materi yang diberikan Danny Kosasih. Terlebih Danny merupakan pelatih berkaliber nasional. Mengenai materi mini basket belum banyak dia ketahui karena selama ini sosialisasi mengenai hal itu masih kurang. ”Kesulitannya, untuk menyediakan fasilitas itu perlu biaya mahal. Fasilitas bola basket yang ada saat ini kebanyakan untuk senior,” katanya. (Moch Kundori-56) 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Free Basketball Cursors at www.totallyfreecursors.com